KOPERASI PERAN SERTA WANITA INDONESIA

image Follow Us:

Sambutan Deputy III Bidang Pembiayaan UMKM Kemenkop & UMKM RI,
sekaligus secara resmi membuka RAT


Oleh : Bapak DR. Choirul Djamhari

Assalamualaikum Wr. Wb
Selamat Pagi, Salam Sejahtera bagi kita sekalian.

Ini nasibnya menjadi pembicara yang kedua, tadi secara lengkap sudah diungkapkan oleh Ibu Syarwan Hamid. Mungkin saya tinggal mengucapkan Wa Billahi Taufiq Wal Hidayah dan Selamat Berjuang.

Yang saya hormati Ketua Dewan Pengawas dan Pengurus serta Para Fungsionaris, anggota dari Koperwan yang hari ini kelihatan cerah-cerah semua yang katanya datang dari banyak Provinsi di Indonesia. Sangat kami hargai melihat kehadirannya terutama dan juga menghargai keanekaragaman batiknya. Saya merasa berbangga bisa melihat corak-corak batik yang berwarna-warni seperti ini menunjukan bahwa betapa banyaknya ragam batik yang ada di tanah air kita.

Yang saya Hormati Bapak Pariyaman Sinaga, ini senior saya. Kami berlomba cepet-cepetan menghadiri kalau yang mengundang itu adalah Koperasi Wanita. Dan biasanya saya kalah cepat. Beliau sebenarnya yang paling berkompeten menjelaskan masalah perkoperasian terutama kalau itu berkaitan dengan lembaga-lembaga yang berafiliasi dengan Kementerian Koperasi karena beliau adalah staf ahli.

Bapak Ibu dan Hadirin sekalian RAT itu penting banget. Kenapa penting ? alasannya sederhana, sejak dulu, sejak pertama kali saya bekerja di Kementerian Koperasi ini dikasih rahasia dapur. Seorang pejabat yang ingin mengetahui Koperasi itu baik atau tidak maka ajukanlah satu aja pertanyaan. Kapan koperasimu RAT ? itu aja. Kalau jawabannya wah udah lupa itu sejak kapan, itu artinya sudah tanda-tanda kiamat Koperasi itu sudah dekat. Karena itu pasti salah urus, atau terlantar itu koperasinya. Tapi ada juga yang jawabannya Insya Allah, ini kelihatannya menggunakan ungkapan pesantren tetapi belum tentu jujur, karena Insya Allah itu kata-kata efektif untuk menunda-nunda RAT. Karena itu saya mengharap Koperwan salah satu Koperasi yang tepat menyelenggarakan RAT baik dari sisi waktu maupun dari sisi subtansial, ini merupakan suatu keberhasilan.

Yang kedua RAT kenapa penting karena RAT merupakan forum kekuasaan tertinggi dalam Koperasi. Tidak boleh ada pengambilan keputusan oleh siapapun di dalam Koperasi melebihi kewenangannya RAT. Artinya dalam satu dua hari ini putuskanlah hal-hal yang pada ujungnya dimandatkan pada pengurus untuk dilaksanakan titik bukan koma. Karena itu mandat Pengurus adalah mandat untuk melaksanakan putusan RAT. Itu saking pentingnya. Jadi RAT tidak bisa hanya dilaksanakan sekedar merupakan acara rutin tahunan tetapi RAT merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan. Hidup mati merah hijaunya Koperasi ditentukan oleh apa yang dirumuskan dalam RAT. RAT merupakan titik pengembangan dari sebuah Koperasi.

Tentu yang terkahir RAT adalah merupakan forum untuk mempertanggung jawabkan segala apa yang dilakukan oleh pengurus sebagai wujud komitmen atas manivestasi pertanggung jawaban pengurus untuk melaksanakan mandat dari anggota. Jadi kalau RAT pengurusnya memberikan laporan kemudian diterima mestinya sujud syukur. Kenapa ? itu artinya apa yang dilaksanakan itu sesuai dengan apa yang dimandatkan.

Dimasa lalu dimana ketika saya menjadi stafnya Bu Suprapti itu. RAT itu adalah forum untuk menghajar habis pengurus. Jadi kalau pengurus itu menyelenggarakan RAT itu keringatnya udah sebutir-butir jagung itu. Karena dia yakin dia merasa bahwa saya akan dikerjai dalam RAT. Tapi itu masa lalu, dalam masa kini tidak.

Kemudian bapak Ibu sekalian bahwa Bapak Ibu harus bangga. Survey kami membuktikan bahwa yang namanya Koperasi di Indonesia. Bahwa tadi pertanyaannya Bu Syarwan Hamid mengkritik apa masih ada itu koperasi ? Bu saya ingin melaporkan kita punya 288.000 koperasi di seluruh Indonesia. Memang Bu dalam satu pohonpun ada buahnya yang manis, ada yang buahnya yang kecut, ada yang gugur sebelum berkembang banyak Bu. Tapi eksistensi koperasi tidak mungkin dapat diabaikan. Dan dari jumlah itu Bu banyak yang menunjukan prestasi yang patut dibanggakan. Walaupun berulang-ulang saya harus menyebut salah satu koperasi juga yaitu koperasi karyawan Semen Gresik itu masuk dalam urutan 233 dari 300 Koperasi skala dunia. Itu sudah diakui di Dunia.

Kemarin dengan Pak Pariyaman mendampingi Pak Menteri membuka RAT Koperasi Simpan Pinjam Jasa di Pekalongan asetnya Alhamdulillah telah mencapai 4,7 T. Saya yakin kalau saya tanya cepet-cepetan dengan yang hadir disini 4,7 T itu nol nya berapa ? pasti banyak yang bingung saking banyaknya.

Tapi itu semua juga berangkat dari koperasi kecil yang sederhana, tetapi dikelola dengan seksama, tekun, istiqomah dan bersungguh-sungguh akhirnya begitu.
Mudah-mudahan Koperwan dalam waktu yang tidak terlalu lama juga akan menyusul koperasi simpan jasa Gresik dan Koperasi simpan pinjam jasa di Pekalongan amin. Minimal bermimpi dulu, sebab dulu ada Profesor Koperasi namanya Pak Murdianto, tetapi selalu teringat saya dalam omongannya itu selalu mengatakan begini, kalau anda bermimpi sendiri maka itu hanyalah bermimpi bunganya tidur, tetapi kalau anda mimpi bersama, memimpikan sesuatu bersama kemudian melakukan bersama usaha-usaha untuk merealisasikan mimpi maka mimpi itu akan segera terwujud. Maksud saya adalah marilah menggantungkan harapan disertai dengan usaha yang memadai.

Nah sebagai forum tertinggi saya ingin mengemukakan salah satu hasil survey yang dilaksanakan oleh Bank Dunia yaitu tentang apa kunci rahasinya sebuah koperasi itu bisa sukses. Bank Dunia melalui bekerjasama dengan pendidikan koperasi melakukan survey kepada koperasi-koperasi dan wabil khusus melihat kunci sukses apa rahasia dapurnya sehingga koperasi itu bisa maju dan menjadi besar. Dan kemudian juga bisa dibalik apa yang menyebabkan koperasi itu bisa gagal dan menjadi almarhum. Rupanya ada 3 yang menjadi kata kunci keberhasilan di koperasi.

Kami dan Pak Pariyaman sebetulnya mendengarkan survey ini sudah banyak dan kesimpulannya macem-macem. Tetapi ketika ini dilaksanakan oleh World Bank yang tanpa pamrih, tidak ada motif apa-apa kecuali mengungkapkan kebenaran maka kami terhenyak juga.

Tiga kunci rahasia itu nomor satu yang menjadi faktor keberhasilan koperasi adalah kompetensi pengurus. Jadi ibu-ibu yang merasa mendapat amanah menjadi pengurus waspadailah sadarilah bahwa kompetensi itu menjadi faktor nomor satu dari sebuah koperasi untuk bisa maju. Artinya kalau dibalik juga berlaku kalau ibu-ibu tidak kompeten maka tunggu kehancuran. Kompetensi itu apa ? nomor satu ibu-ibu walaupun sedikit-sedikit dapat membaca-baca sedikit-sedikit aja bu mengenai peraturan-peraturan yang berkaitan dengan perkoperasian. Koperasi itu diatur oleh UU No 25 tahun 1992. Mestinya kita punya UU baru No. 17 tahun 2013 tetapi kemudian digugurkan oleh MK. Tidak apa-apa kita sambil merevisi itu, tetapi sambil merevisi itu mohon untuk dapat membaca-baca dulu yang prinsip-prinsip saja.

Kompetensi yang kedua adalah. Sebelumnya tolong Ibu-Ibu aktif membaca laporan keuangan, jadi jangan hanya tengok saldo melulu. Yang gampang aja indikator keuangan dari sebuah koperasi.Kalau ibu sebagai pengawas menguasai kisi-kisi penting dari sebuah laporan keuangan itu merupakan langkah maju untuk bisa mengawasi berjalannya koperasi. Apakah sudah bener-bener ngurusnya atau masuk kategori salah urus.

Yang kedua, sebetulnya saya kurang setuju tetapi ternyata lama kelamaan terbukti juga. Jadi faktor yang kedua adalah struktur permodalan. Modal memang diperlukan tetapi perlu diingat bahwa koperasi bukan kumpulan modal tetapi koperasi adalah kumpulan orang. Jadi modal diperlukan tetapi kemudian mendikte itu tidak. Koperasi itu kumpulan orang bukan kumpulan modal tetapi kalau koperasi dilaksanakan tanpa memperdulikan keseimbangan modal apakah itu modal dari dalam atau dari luar ya susah. Contoh misalnya berdirinya sebuah koperasi itu mensyaratkan minimnya 20 orang kemudian kepada anggota itu diwajibkan simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela. Katakanlah sebuah koperasi berdiri memenuhi syarat hukum yaitu 20. Kemudian simpanan pokoknya katakanlah Ibu-Ibu cukup dermawan-dermawati ngumpulin satu orang satu juta. Ini mohon maaf bu kalau 20 orang masing-masing satu juta itu kalau di kalkulasi memakai kalkulator apapun itu jumlahnya tidak lebih dari 20 juta. Hari begini 20 juta mau dapat apa karena itu untuk permodalan yang bisa menghimpun dana simpanan sukarela itu menjadi penting, bagaimana caranya ? itu Ibu yang lebih tau karena ibu yang tau profil anggotanya masing-masing kemampuannya serta motif dan interest masing-masing.

Dan yang kedua adalah memang modal itu sebaiknya dari dalam tetapi memang koperasi kebanyakan dari dalam. Dari luar boleh juga cuma yang sebaiknya dihindari adalah kalau modal dari luar itu sangat dominan, sehingga karena dominannya sampai bisa mendikte ke arah mana koperasi itu dikelola. Kemudian koperasi pejabat seperti pak pariyaman amat sangat paham yang terjadi di luaran sana adalah karena koperasi itu minimum 20 orang maka anggotanya yang memasok modal 20 nanti anggota yang nomor 21 dan seterusnya itu diberi label calon anggota, anggota luar biasa, anggota biasa diluar pokoknya dikasih yang aneh-aneh. Artinya jangan sampai menggunakan istilah anggota, hiburan aja seperti calon anggota, anggota perspektif, anggota luar biasa. Harapannya supaya kalau nanti koperasi itu menikmati hasil, maka hasilnya itu hanya berputar-putar dalam 20 orang itu.

Orang yang ke 21 itu tetap calon anggota, dari sejak lahir sampai almarhum, calon tetap dan tetap calon. Ini tidak baik. Itu artinya itu dikuasai oleh pemilik modal diluar dan ini menabrak langsung prinsip koperasi oleh kumpulan orang, bukan kumpulan modal.

Yang terakhir ibu ini yang sangat melibatkan itu semua. Kunci sukses keberhasilan koperasi yang ketiga adalah loyalitas anggota. Anggota itu wajib hukumnya untuk menjadi pemilik dan pelanggan. Jadi jangan berpartisipasinya kalau dalam RAT, piknik, studi banding, jangan cuma itu, tetapi harus aktif dalam kegiatan ekonomi. Melakukan tindakan-tindakan transaksi pada koperasi.

Saya tau di banyak tempat Ibu-Ibu kalau nabung di Bank tetapi kalau pinjem di Koperasi terus dia hanya ke koperasi kalau ada pengumuman karena di koperasi ada sembako murah. Lebih murah dari Carefour, Giant, Superindo maupun Indomart. Jadi kita itu memang sangat oportunis jadi hanya mau berhubungan dengan koperasi kalau dia mendapat keuntungan. Sikap yang hanya mau mendapat kehidupan dari koperasi tetapi tidak mau menghidupi koperasi. Sebetulnya perilaku semacam itu adalah cara untuk membunuh koperasi secara berjamaah. Saya yakin Koperwan tidak ada sedikitpun yang seperti itu. Kalau ada jamaah yang secara pelan-pelan membunuh koperasi itu naudzubillahi min dzalik. Itu sudah sangat parah.

Jadi saya ingin mengakhiri pembicaraan ini, dengan mengingatkan nomor satu adalah kompetensi pengurus, nomor dua adalah struktur permodalan dan nomor tiga adalah loyalitas anggota kepada koperasinya. Saya yakin dengan cara yang demikian, Koperwan ini merupakan koperasi yang bergerak slow but sure, pelan tapi pasti bisa menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Hubungi kami jika seandainya Ibu-Ibu membutuhkan pendampingan. Dan yang harus dihubungi utama adalah Pak Pariyaman karena beliau ini dulu mendampingi-mendampingi.

Pak Pariyaman mempunyai background yang sangat bervariasi di bidang pemasaran, di bidang pembiayaan. Karena itu saya berharap koperwan ini bisa menjalankan RAT ini dengan baik sesuai dasar pelaksanaan RAT. Saya berharap koperwan ini bisa mewaspadai dan menyadari 3 aspek yang saya kemukakan tadi dan secara bertahap bisa merealisasikannya. Terakhir sekali dengan mengucapkan : Bismillahirahmanirrahim maka RAT Koperwan secara resmi dibuka tok tok tok.

Billahi Taufik Wal Hidayah
Wassalamualaikum Wr. Wb.